Entri Populer

Jumat, 24 Juni 2011

SOEMPAH PEMOEDA DILUPAKAN ATAU TERLUPAKAN

Assalamualaikum Wr. Wb
Salam Pemoeda!!!

Kata pembuka yang memang tak akan pernah lekang dimakan zaman, bagi seluruh teman-teman pemuda se- Nusantara yang tengah bersiap-siap membangun Negeri ini untuk lebih maju dan bermartabat.
Sesaat lagi kita akan memperingati hari bersejarah 81 tahun silam, yaitu Soempah Pemoeda ( 28 Oktober). Ada baiknya jika memaknai arti  yang tersirat dan makna dari Soempah Pemoeda itu sendiri. Sejarah yang sedikit terlupakan ini sebetulnya memiliki arti mendalam dari rentetean alur sejarah yang silih berganti di alami Bangsa yang bermartabat ini. Betapa tidak !!, kaum muda mengguncang sejarah dengan mendeklarasikan Soempah Pemoeda. Sebuah manifesto yang heroic, dimana seluruh pemuda dan organisasi se-Nusantara berkumpul dan mengikrarkan tiga Sumpah, yang kita kenal dengan soempah pemoeda. Berkaca dari apa yang terjadi di Negeri ini tentu kita akan sedikit mengerucutkan dahi, mengapa? 
Karena Kebesaran peristiwa yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928 ini dianggap tak sebesar Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Beralasan dari itulah wajar jika selama ini kita tidak pernah melihat lagi ada Acara ceremonial memperingati hari Soempah Pemoeda ini. Apakah Negeri ini sudah melupakan sejarah? Bukan kah Dahulu Bung Karno pernah mengatakan bahwa “ Bangsa Yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan Sejarah bangsa tersebut”. Itukah arti bahwa bangsa ini bukan bangsa yang besar, dan tak akan menjadi besar?.
Betul, Bangsa ini tak akan menjadi besar dengan hanya mengadakan acara Ceremonial Soempah Pemoeda, Setidaknya dengan di adakannya kembali Acara memperingati Hari Soempah Pemoeda kita dapat kembali mengingat apa yang terjadi pada tanggal 28 oktober 1928 silam, dan kemudian kita akan mengingat dan tahu apa yang tersirat dari hari bersejarah Pemuda Indonesia tersebut.
Mengingat pemuda adalah The Agents Of Change (agen perubahan), maka dari itulah mulai sekarang kita berbenah dan mulai memaknai arti sebuah sejarah untuk mulai merubah Negeri yang sedang mengalami krisis baik Ekonomi, Politik dan Moral. Karena pemuda di ibaratkan seperti Nahkoda, dan Negara ini diibaratkan seperti kapal, akan dibawa kemana kapal ini terserah kepada sang nahkoda. Belajarlah dari semangat keberanian dan kehebatan tokoh muda 28 Oktober 1928 Silam, dengan segala perbedaan zaman, budaya, dan keadaan Bangsa yang sudah berbeda, tetapi dengan tujuan yang sama, yaitu memberikan perubahan untuk menjadi lebih baik kepada Negeri Ibu Pertiwi ini. Berdirilah di Garda paling Depan ketika ada yang mencoba merusak semangat pemuda kita.
Selamat Hari Soempah Pemoeda..
Kepada seluruh pemuda se- Nusantara…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar